IBU ANIAYA ANAK SENDIRI
Akhir-akhir
ini terdengar berita mengenai seorang ibu kandung menganiaya anaknya sendiri.
Yang mana berita ini berasal dari kota Karawang, Sinta (27) adalah seorang ibu
yang memiliki anak berumur 15 bulan bernama Calista.
Sinta
mengaku menaniaya anaknya secara berkelanjutan selama dua bulan terakhir. Dalam
dua bulan terakhir ia kerap mencubit, memukul dan tega membanting kepala
anaknya ke tembok hingga jatuh menimpa rak piring, kemudian ia membawa anaknya
ke RSUD Karawang, bayi tersebut kejang-kejang dan koma. Calista mengalami luka
dalam di kepala dan berefek pada pendarahan dimata. Motif sinta melakukan ini
karena tertekan secara ekonomi, saat kesal pelaku melampiaskan kesalnya kepada
anaknya sendiri.
Sinta
sempat menutup perbuatannya dan menuduh pacarnya yaitu Dirja. Sinta mengatakan
Dirja kerap menyiksa anaknya. Tudingan perempuan ini, menurut Hendy selaku
kapolres Karawang, bertolak belakang dengan keterangan sejumlah saksi. Sinta
akhirnya mengakui perbuatanya setelah bayinya koma selama 13 hari. Setelah koma
selama 15 hari di rumah sakit, Calista meninggal dunia pada Minggu (25/3).
·
Dari kasus ini saya ingin berpendapat
bahwa, untuk semua orangtua atau
masyarakat yang ada di Indonesia bahwasanya ketika kita sedang dilanda atau
memiliki suatu masalah. Sebaiknya kita mencari orang terdekat untuk
menceritakan masalah tersebut, setidaknya meskipun orang tersebut tidak
memberikan solusi kita sudah meluapkan atau menceritakan masalah tersebut.
Kemudian ketika kita akan bertindak sebaiknya berfikir terlebih dahulu, apakah
yang akan kita lakukan tersebut berdampak positif atau negatif. Dan yang
terakhir sering-seringlah melakukan komunikasi dengan sang pencipta, agar hati
tenang dan terjauhi dari perbuatan saiton.
Komentar
Posting Komentar